Minggu, 06 Desember 2015

Membuat Peta Tematik dengan ArcView

Baiklah, kali ini aku akan mengarsipkan cara membuat Peta Tematik dengan Arc View. Kelihatannya penting sih untuk mempercantik publikasi walau kalau kulihat publikasi yang dibuat di instansiku masih jarang yang menyisipkan peta tematik (mungkin aku aja yang gak tau kali ya) kecuali publikasi yang memang judulnya "peta tematik...".

Langkah-langkah membuat Peta Tematik :

- Buka program Arc View lalu pilih with a new view. Selanjutnya pilih file yang berekstensi  .shp yang akan diolah. Dalam hal ini adalah file 16.shp (Peta Sumatera Selatan).

Rabu, 02 Desember 2015

Analisis Biplot



Berikut ini merupakan data Kepadatan Penduduk, IPM, Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin kabupaten/kota di Sumatera Selatan tahun 2012.

Kabupaten/Kota
Kepadatan Penduduk
(jiwa/km2)
IPM
LPE
(persen)
Jumlah Penduduk  Miskin
(000jiwa)





OKU
120,57
74,01
7,32
37,6
OKI
43,52
71,45
6,57
109,8
Muara Enim
85,17
71,65
5,42
98,5
Lahat
91,88
72,29
6,04
66,4
Musi Rawas
44,14
69,01
5,49
96,2
Musi Banyuasin
40,1
73,15
4,00
106,9
Banyuasin
62,79
70,70
6,23
87,6
OKUS
58,3
72,29
6,51
34,6
OKUT
181,65
70,72
7,17
56,4
OI
154,08
70,52
6,91
50,3
Empat Lawang
87,13
69,69
6,16
30,7
Palembang
3961,75
77,38
8,86
206,1
Prabumulih
396
75,45
5,69
19,8
Pagar Alam
220,5
74,15
6,33
11,7
Lubuk Linggau
490,91
71,46
6,52
29,1

Tentang Sebuah Pencapaian

gambar dicomot dari sini

Dulu ketika aku berhasil menyelesaikan kuliah D-4 di Perguruan Tinggi Kedinasan yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), selain bahagia, rasanya ada sesuatu yang mengganjal. Sesuatu itu berupa ketidakpuasan terhadap diri sendiri karena aku merasa belum melakukan pencapaian yang optimal. Pencapaian yang kumaksud bukan diukur berdasarkan angka yang tertera pada IPK, kalau hanya sekedar angka Alhamdulillah prestasiku tergolong baik, masuk peringkat 10 besar di Jurusan Ekonomi. Tetapi pencapaian yang kumaksud lebih kepada proses yang kuusahakan bukan hasilnya. Aku merasa sering sekali menyepelekan tugas termasuk tugas akhir (skripsi). Aku merasa membuat tugas betul-betul asal jadi saja, toh saat itu aku berpikir bahwa nilai yang diberikan untuk tugas minimal B (mungkin upah capek kali ya), jadi akupun tidak berambisi untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dari itu. Bagiku lebih baik santai tapi dapat B, daripada grabak-grubuk untuk dapat A. Berhubung di kampusku dulu, nyaris semua mata kuliah lebih dinilai dari ujian bukan tugas, maka kemalasanku dalam menggarap tugas tidak begitu berdampak terhadap prestasiku.

Jumat, 27 November 2015

My Happy Pregnancy





Alhamdulillah usia kehamilanku sudah masuk 31 weeks. Tentang kehamilanku ini, rasanya tak henti-hentinya aku bersyukur. Anak memang adalah hak Allah. Allah yang punya hak prerogatif untuk menentukan kapan menganugerahi sepasang suami-istri seorang anak. Dan aku bersyukur Allah mempercayakan amanah itu cepat kepada kami. Sebulan setelah menikah, aku positif hamil. Sempat teringat bahwa aku sedikit ketar-ketir, merasa khawatir untuk hamil, sebab saat itu aku dan suami masih dalam tahap mengerjakan tesis. Segala kekhawatiran akan begini akan begitu, membuat aku berharap belum diberi kehamilan. Astagfirullah. Tetapi di sisi yang lain, aku sungguh sangat ingin memiliki anak. Jadi intinya, aku ini ingin tapi merasa belum siap.

Menghitung Ketimpangan Distribusi Pendapatan Menurut Bank Dunia



Oke, ini adalah cara untuk menghitung ketimpangan pendapatan menurut kriteria Bank Dunia. Berhubung aku ini tipikal orang yang pelupa pake banget. Jadi baiknya kuarsipkan di blog ini.  
 ...

Bank dunia mengelompokkan penduduk ke dalam tiga kelompok berdasarkan tingkat   pengeluarannya :

40 persen penduduk terendah
40 persen penduduk menengah
20 persen penduduk tertinggi


                                                       
   

Minggu, 22 November 2015

Mockingjay Part 2



gambar dicomot dari sini

Pertama kali menonton seri kedua film Hunger games yang berjudul Catching Fire tahun 2013, aku tak suka. Rasanya aneh sekali ketika Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan kawan-kawannya serta lawan-lawannya berada di sebuah arena permainan dengan tantangan demi tantangan yang mengancam nyawa, tetapi disaksikan oleh orang lain (Presiden Snow beserta para koloninya) melalui kamera, hingga rasanya kemenangan selamanya tidak akan bisa diraih. Begitulah gemesnya aku menonton hunger games ini, semua perjuangan Katniss rasanya selamanya akan sia-sia.

Spectre

gambar dicomot dari sini

Hal yang paling aku dan suami gemari adalah menonton film di bioskop. Walau sebetulnya kami berdua ini adalah tipikal penonton yang berbeda. Aku menonton hanya untuk hiburan, tanpa memperdulikan aktornya, apalagi sutradara dan produsernya. Sementara suami menonton penuh penghayatan, ia selalu tahu aktor-aktornya serta film-film yang dibintangi sebelumnya. Ia juga tahu film-film yang saling terkait antar satu dan yang lain. Jika film itu merupakan film seri, suamipun masih ingat alur ceritanya dengan baik. Bahkan terkadang sutradara bahkan produsernya, ia pun tahu. Suami memang hobi menonton walau bukan di bioskop, ia suka mendownload film-film dari internet. Sedangkan aku sudah tidak berminat nonton film downlodan. Gak seru. Bikin ngantuk!